Hanya Tersedia 2 Dokter Untuk 2 Kecamatan di Bekasi

puskesmas bekasi taruma jaya
puskesmas taruma jaya bekasi image by infonitas
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyebutkan, saat ini di wilayahnya kekurangan Puskesmas dan tenaga medis. Untuk memenuhi kebutuhan kesehatan 3,2 juta jiwa, Bekasi baru memiliki 56 Puskesmas.

”Hingga tahun ini, kami baru mempunyai 56 puskesmas. Sangat minim untuk melayani kesehatan 3,2 juta warga,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bekasi, Muharmansyah Boestari kepada SINDO, Rabu (26/8).

Menurutnya, idealnya satu puskesmas melayani sekitar 30 ribu jiwa. Dengan perhitungan tersebut, dibutuhkan lagi minimal sekitar 44 puskesmas.

Selain kekurangan puskesmas, kata dia, Kabupaten Bekasi kekurangan tenaga medis, khususnya dokter. Misalnya,di wilayah pelosok seperti Cabangbungin dan Muara Gembong, hanya ada satu dokter. Itu pun statusnya non-pegawai negeri. ”Statusnya pegawai tidak tetap, yang menggaji provinsi Jabar,” katanya.

Boestari mengatakan, jumlah dokter berstatus pegawai negeri di seluruh puskesmas di Kabupaten Bekasi hanya 68 orang. Karena itu, dia mengharap adanya dokter pegawai negeri pindahan dari luar daerah. Kebutuhan akan adanya tenaga medis semakin mendesak.

Karena, lanjut dia, pada tahun depan, Dinas Kesehatan hendak meningkatkan empat puskesmas menjadi puskesmas rawat inap. Empat puskesmas itu berada di Kecamatan Muara Gembong, Cabangbungin, Pebayuran, dan Bojongmangu.

Saat ini, kata dia, empat puskesmas yang ditingkatkan bakal memiliki sarana dan prasarana yang lebih baik. Misalnya, minimal memiliki delapan kamar rawat inap dan dokter umum berjumlah tiga orang. ”Baru ada sembilan puskesmas yang punya fasilitas rawat inap di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Sumber : Sindonews

Komentar Anda?
Silakan bagikan informasi ini apabila bermanfaat.

Bisnis Rumahan